Gunung Sinabung Meletus, Tinggi Kolom Abu 9,460 Meter

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Sumatera Utara mengimbau kepada warga agar tetap waspada akibat dampak negatif dari erupsi Gunung Sinabung yang terjadi pada hari Minggu (9/6).

BPBD Karo mengingatkan kepada warga agar tidak memasuki zona merah untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Polres Karo mengerahkan Water Cannon untuk melakukan penyiraman jalan dan pembagian masker juga sudah dilakukan sejak erupsi terjadi.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengeluarkan beberapa rekomendasi kepada masyarakat dan wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa yang telah direlokasi dan di dalam radius 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung. Termasuk radius sektoral 5 kilometer untuk sektor selatan-timur, dan 4 kilometer untuk sektor timur-utara.

Erupsi pertama terekam dengan amplitudo maksimum 120 mm durasi 9 menit 17 detik pada seismogram.

“Jika terjadi hujan abu vulkanik, masyarakat diimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik,” katanya.

Erupsi tergolong besar karena terdengar suara gemuruh hingga ke pos pengamatan Gunung Sinabung.

Pos Pengamatan Gunung Sinabung melaporkan, tinggi kolom abu sekitar 7.000 meter di atas puncak atau lebih kurang 9.460 meter di atas permukaan laut.

Diperkirakan tiga kecamatan tertutup abu vulkanik sebagai dampak dari erupsi yang terjadi.

Belum ada laporan korban jiwa atas insiden erupsi Gunung Sinabung yang masih dalam status siaga (level III).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via