4 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Setelah Berhubungan Seksual

Polisitidur.com – Berhubungna seks adalah salah satu cara pasangan suami istri untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama. Selain membuat hubungan rumah menjadi semakin harmonis, aktivitas positif ini juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan.

Sebagaimana dikatakan oleh kebanyakan dokter, berhubungan seks dapat membantu membakar lemak, meningkatkan daya tahan tubuhm dan menjaga tekanan darah tetap pada rentang optimal.

“Tidak cuma itu, berhubungan seks juga bisa menurunkan risiko depresi dan menekan risiko penyakit depresi dan menekan risiko penyakit jantung bagi pasangan suami istri yang melakukannya secara teratur dengan cara yang tepat,”

Jika anda bertanya, mengapa harus dilakukan dengan tepat supaya bisa bermanfaat? Ini berkaitan dengan banyak hal, salah satunya periaku yang tidak anda lakukan usai melakukan hubungan seks.

Faktanya, ada beberapa hal yang sebaiknya memang tidak anda lakukan usai berhubungan seks. Ini perlu benar-benar diperhatikan, apalagi bagi pasangan suami istri yang menginginkan manfaat sehat dari aktivitas posotif tersebut.

Jadi, apa saja hal yang sebaiknya anda tidak lakukan usai berhubungan seks ?

  1. Menahan keinginan untuk buang air kecil

Melansir dari Insider, Anda sebaiknya tidak menahan keinginan untuk buang air kecil setelah melakukan hubungan seks. Hal ini sangat penting khususnya untuk para wanita. Pasalnya, gesekan yang ditimbulkan penis saat penetrasi membuat vagina beresiko mengalami luka atau iritasi. Jika penis pasangan Anda tidak sepenuhnya bersih, kuman dan bakteri bisa saja menginfeksi organ intim ini.

Oleh karena itu, Anda sebaiknya segera buang air kecil dalam 1 jam setelah melakukan hubungan seks. Pastikan Anda membasuh vagina hanya dengan air bersih dari arah depan ke belakang, supaya bakteri yang menempel tidak masuk ke dalam organ intim anda dan menyebabkan infeksi saluran kemih.

2. Membersihkan vagina dengan tisu basah

Menjaga kebersihan organ intim memang sangat penting. Akan tetapi, medis tak menganjurkan Anda untuk menyeka atau membersihkan vagina menggunakan tisu basah apapun alasannya.

“Menyeka vagina dengan tisu basah dapat membuat area kewanitaan iritasi. Tanda dan gejalanya adalah kemerahan, gatal, bengkak dan nyeri. Hal inib sangat mungkin terjadi jika kulit Anda sensitif terhadap kandungan alkohol atau pewangi yang biasanya ada di tisu basah,” Ujar dr. Nadia Octavia

3. Tidur memakai lingerie yang sama

Sebagian pria menginginkan hubungan seks yang lebih menggairahkan. Tak jarang, mereka pun ingin istri mereka untuk mengenakan pakaian yang lebih hot seperti lingerie.

Hal demikian sah-sah saja. Namun, lingerie tersebut sebaiknya tidak digunakan secara terus-menerus, apalagi sampai harus memakainya untuk tidur. Sebab, lingerie yang umumnya berbahan sutra, nilon, poliester, atau rayon tidak memiliki sirkulasi udara baik sehingga tidak mampu menyerap keringat, cairan vagina atau semen dengan baik. Karenanya, apabila masih terus digunakan usai berhubungan seks, lingerie tersebut dapat menjadi jamur untuk tumbuh dan menyebabkan infeksi pada kulit pasangan wanita Anda.

4. Berendam air hangat

Berendam air hangat bersama pasangan usai melakukan hubungan seks memang terkesan sangatlah menyenangkan dan romantis. Sayangnya, medis sangat tidak menganjurkan Anda dan pasangan untuk melakukan hal ini.

Mengutip Women’s Health, vagina wanita akan berada dalam keadaan “rentan” setelah mendapatkan penetrasi dari penis. Kondisi ini membuat organ tersebut lebih mudah terinfeksi kuman atau bakteri. Nah, jika Anda berendam dalam air hangat usai melakukan hubungan seksual, bakteri yang ada di tubuh, anus, atau bagian tubuh lainnya bisa saja berpindah ke dalam vagina dan menyebabkan penyakit.

Berhubungan seks adalah aktivitas positif yang bisa mendatangkan sejuta manfaat bagi pasangan suami istri. Namun, manfat tersebut baru bisa disarankan jika Anda dan pasangan melakukannya secara benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via