10 Makanan Khas Jakarta yang Bikin Rindu Ibukota

polisitidur.com – Suku betawi meupakan suku asli yang menghuni kota Jakarta. Selain budaya dan adat istiadat, suku betawi juga mewariskan beragam kuliner secara turun temurun.

Meskipun Jakarta sebagai Ibukota Indonesia penduduknya semakin plural dan digerua budaya modernitas serta globalisasi di segala bidang, sedikit budaya lokalnya masih terjaga.

Salah satunya adalah kuliner khas Jakarta. Berikut ini beberapa makanan khas Jakarta yang lezat dan nikmat. Penasaran dengan apa saja makanan khas dari daerah Ibukota? Yuk kita kepoin.

  1. Roti Buaya
Gambar Roti Buaya Diana Bakery

Masyarakat betawi biasanya membawa orti buaya pada acara lamaran dan pernikahan. Roti buaya juga sering dihidangkan pada acara kenduri. Roti buaya mempunyai beragam ukuran besar, sedang hingga kecil. Masyarakat betawi percaya buaya hanya kawin sekali dengan pasangannya. Karena itu mereka memakai buaya sebagai simbol kesetiaan. Saat pernikahan, roti buaya biasanya dijadikan bawaan penganten pria. Kemudian roti diletakan diantara mempelai wanita dan tamu undangan. Ini merupakan perlambangan karakter mempelai pria yang bersahaja.

Ada juga tradisi ketika roti buaya dibagikan kepada tamu udangan yang masih lajang, agar mereka bisa segera mendapatkan teman hidup. Roti buaya juga mempunyai isian seperti cokelat, keju, selai dan lainnya.

2. Gorengan Kambing

Mungkin bagi yang pertama kali mendengar nama ini, yang terbayang di fikiran Anda adalah irisan daging kambing dengan adonan tepung yang dibuat menjadi gorengan.

Meski dinamakan gorengan kambing, tetapi makanan khas Jakarta satu ini berbentuk seperti gulai. Makanan ini di hidangkan bersama kuah santan yang berwarna kemerahan.

Isi dari gorengan kambing yakni irisan daging kambing dan babat. Bedanya dengan gulai yakni daging kambing ditumis terlebih dahulu sebelum ditambahkan santan pada proses pembuatan.

3. Lontong Sayur

Tidaklah sulit untuk menemukan makanan khas Jakrta satu ini. Dulunya, lontong sayur ini hanya disajikan ketika perayaan hari besar seperti Idul Fitri dan Idul Adha. Tetapi kini, lontong sayur banyak dijajakan pada hari biasa. Jika berkunjung ke Jakarta, jangan lewatkan unutk menyantap kuliner satu ini.

Rasanya yang khas dan enak karena dibuat oleh penduduk asli betawi akan mennggugah selera makan anda. Bahan utama lontong sayur yakni lontong, bisa juga menggunakan ketupat.

Lontong atau ketupat dipotong-potong kemudian diguyur dengan sayur. Sayur yang digunakan biasanya adalah sayur labuh dan pepaya muda yang diiris-iris. Kuahnya menggunakan santan dan berbagai bumbu khas betawi.

4. Nasi Uduk

Makana khas betawi selanjutnya adalah nasi uduk. Makanan ini biasanya di hidangkan ketika sarapan pagi. nasi yang digunkan dalam pembuatan nasi uduk diaron dan dikukus terlebi dahulu bersama santan dan bumbu lainnya sehingga membuat teksturnya tidak lengket.

Selain iut, rasanya gurih dan wangi. Biasanya nasi uduk dihidangkan bersama telur dadar, emping goreng, tahu goreng, abon, tempe kering, ayam goreng, timun dan sambal.

Nasi uduk konon katanya sudah ada sejak abad ke-14. Makanan ini diperkenalkan melalui jalur perdagangan dari melayu. Nama nasi uduk berasal dari bahasa sunda yang artinya bercampur.

Ada juga yang memanai kata uduk adalah susah. Ini karena zaman dahulu, makanan ini dijual menggunakan grobak.

5. Soto Betawi

Soto betawi merupakan makanan khas Jakarta berupa soto santan dengan isian daging sapi beserta jeroan. Dalam pembuatannya daging dan jeroan akan di rebus, kemudian di potong kecil-kecil. Kuah yang digunakan pada soto betawi adalah kaldu hasil rebuasan daging. Untuk membuat kuah soto, bumbu yang dibutuhkan antara lain bawang merah dan bawang putih, jahe, cabai, merica. cengkeh, jinten, garam, daun salam, dan sebagainnya. Semua bumbu dihaluskan kemudian di tumis. Setelah daging matang, bumbu dicampurkan kedalam air hasil rebusan daging. Kemudian ditambahkan santan dan susu sebagai pelengkap.

Soto betawi biasa disajikan bersama tomat, daun bawang, bawang goreng dan seledri. Soto betawi semakin nikmat jika disantap bersama nasi hangat, emping goreng dan jeruk nipis serta acar.

6. Asinan Betawi

Makanan khas Jakarta satu ini terbuat dari sayuran atau buah yang menyehatkan. Asinan merupakan makanan yang dibuat dengan proses penambahan garam dan asam cuka.

Istilah asinan berasal dari proses pembuatannya dengan cara merendam buah atau sayuran pada larutan air garam. Kuah asinan betawi berupa kacang tanah yang dihaluskan, gulai, cabai merah dan cuka aren.

Untuk asinan sayur biasanya terdiri dari kol, wortel, siwi, tauge, timun, lokio, lobak dan tahu. Sedangkan unutk asinan buah, isiannya hanya tediri dari nanas, mangga muda, bengkoang, kedongdong dan mentimun. Untuk asinan buah tidak disajikan dengan kacang tanah halus.

7. Laksa Betawi

Laksa betawi merupakan makanan khas Jakrta yang sejenis mie yang di beri bumbu. Isi laksa betawi antara lain ketupat, telur, bihun, tauge, perkedel, kemangi, kuaci, dan bawang goreng.

Semuanya disiram dengan kuah kental kemudian diberi taburan udang kering. Ciri khas laksa yakni kuah yang kental dari kelapa membuat citarasa laksa lezat dan segar. Kelapa yang digunakan juga tidak hanya diparut, tetapi digiling bersama ampasnya.

8. Nasi Ulam

Nasi ulam merupakan sajian nasi putih yang dicampur serundeng kelapa dan kacang tanah halus. Ada 2 cara penyajiannya yakni kering dan basah. Nasi ulam kering biasanya banyak dijumpai dikawasan Jakarta pinggiran. Sedangkan nasi ulam basah di wilayah Jakarta perkotaan.

Nasi ulam basah biasanya menggunakan kuah semur yang membuat teksturnya agak lembek. lauk utam makanan khas Jakarta satu ini adalah irisan telur dadar, bihun, taburan serundeng, kacang tanah, dan kuah semur. Bisa juga ditambahkan lauk lain seperti perkedel, dendeng sapi, atau cumi goreng. Sementara nasi ulam kering tidak diguyurkan kuah semur. Nasi hanya di campur dengan serundeng saja dan semur disajikan secara terpisah.

9. Gabus Pucung

Pada zaman dahulu, daerah Jakarta masih banyak rawa dan empang tempat berkembang biak ikan gabus. Pada masa kolonialisme, ikan mas, bandeng dan mujair merupakan bahan makanan yang harganya mahak. Karena itu, ikan gabus yang berkembang biak secara liar di rawa-rawa menjadi pilihan rakyat biasa untuk diolah menjadi makanan.

Proses memasak makanan khas Jakarta ini diawali dengan memotong ikan gabus kemudian digoreng. Setelah itu dimasukan kedalam kuah yang terbuat dari kluwek.

Pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat membuat bahan makanan utama yakni ikan gabus sulit dicari. Ini karena rawa-rawa beralih fungsi menjadi pertokoan, mall, apartemen, dan sebagainnya.

10. Sengkulun

Jika dilihat sekilas, makanan khas Jakarta ini mirip kue keranjang dengan permukaan kasar dan teksturnya yang kenyal serta lunak yang sangat lembut. Ini karena bahan baku utama sengkulun adalah tepung ketan. warna coklat pada kue ini dihasilkan karena pemakaian gula merah.

Kue ini juga akan terasa gurih karena proses pembuatannya menggunakan santan kental. Biasanya orang betawi menikmati kue ini dengan di cocolkan pada kelapa parut.

Okeyy, itu dia 10 makanan khas Jakarta persi Polisitidur.com. Jika kalian sedang berkunjung atau berlibur ke Jakarta apalagi jika Anda penjelajah kuliner sejati, jangan sampai ketinggalan untuk menikmati atau mencicipi kuliner khas Ibukota Indonesia ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via