Pekan Pertama Terburuk untuk Chelsea

Polisitidur.com – Chelsea Melewati pekan pertama Liga Inggris musim ini dengan hasil yang memalukan di markas Manchester United. Frank Lampard menyoroti tajam kesalahan pada timnya.

Chelsea kalah telak 4-0 saat bertandang ke Old Trafford, Minggu (11/8/2019) malam WIB. Mengawali musim dengan positif saat peluang Tammy Abraham membentur tiang di menit keempat, The Blues kemudian membukakan jalan untuk tuan rumah.

Pelanggaran sembarangan Kurt Zouma terhadap Marcus Rashford di menit ke-17 berujung penalti. Rashford tidak menyia-nyiakan peluang tersebut dan membawa MU memimpin 1-0. Chelsea sempat punya peluang lain di menit ke-40 dari Emerson, tapi babak pertama berakhir 0-1.

Di babak kedua, MU menghukum Chelsea yang mencoba lebih berkomitmen menyerang. Berawal dari Tammy Abraham yang kehilangan bola di depan kotak pinalti, MU melakukan serangan balik dan mendapatkan gol kedua pada menit ke-65.

Dua menit berselang, Chelsea membiarkan Pogba leluasa menguasai bola di tengah dan melihat Rashford hendak menusuk. Situasi menjadi serba ideal untuk tuan rumah saat Cesar Azpilicueta telat menyadari pergerakan dari Rashford sehingga kalah langkah dan menyaksikan gawang timnya dibobol lagi.

Gol keempat MU juga tak lepas dari kesalahan Chelsea. Anak-anak asuh Lampard kehilangan bola dari situasi bola mati, berujung ke serangan balik MU, hingga menjadi gol.

Dalam proses terjadinya gol itu, tiga pemain sempat mengepung Pogba di depan kotak penalti, membiarkan Daniel james berdiri bebas. Pogba dengan tenang dan cerdik mengoper bola kepadanya dan berhasil di selesaikan.

Lampard menilai seharusnya kekalahan yang memalukan ini bisa dihindari. Fakta bahwa mereka punya 18 tembakan dengan tujuh yang mengarah ke gawang dan dua membentur tiang yang menunjukan sebenarnya penampilan tim tidak begitu buruk.

Tapi kesalahan-kesalahan tersebut menghadiahkan gol untuk tim tuan rumah. MU sendiri ‘cuma’ mencatatkan 11 percobaan dengan lima yang on target.

“Empat kesalahan untuk gol-gol yang tercipta. Kami harus kritis terhadap diri sendiri untuk itu. Kami mengontrol setengah jam pertama, tapi membuat sejumlah keputusan yang buruk,” ungkap Lampard kepada Sky Sports dan dilansir BBC.

“Kami seharusnya memimpin dibabak pertama. Lebih mudah buat mereka untuk bermain di kedudukan 2-0, 3-0. Saya tak bisa melihat ini dan merasa senang.”

“Mereka punya kecepatan dan kalau Anda kehilangan bola dan membiarkan mereka berlari ke ruang di belakang Anda, mereka bisa menyakiti Anda. Kami nyaman di babak pertama, tapi ada pelajaran-pelajaran di sana.”

“Anda tak bisa membuat kesalahan di level ini. Tapi kalau Anda memperhatikan pertandingannya, ini sebenarnya bukan pertandingannya (yang semestinya berakhir) 4-0,” umbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via