Lukaku Dilema Benci dan Cinta pada Mourinho

Polisitidur.com – Romelu Lukaku mengaku kerap ribut dengan Jose Mourinho. Striker Belgia itu pernah marah dengan keputusan Mourinho karena meminjamkan dia saat masih di Chelsea.

Lukaku merintis kariernya di Inggris bersama Chelsea usai digaet dari Anderlecht pada 2011. Setelah hanya berperan minimal di musim perdananya, Lukaku dikirim Mourinho ke West Bromwich sebagai pemain pinjaman untuk musim 2012/2013.

Bersama The Baggies, Lukaku menjadi sensasi usai mengemas 17 gol. Namun, ketajaman Lukaku belum cukup untuk meyakinkan Mourinho sehingga penyerang berpostur tinggi-besar itu dipinjamkan lagi ke Everton di mana dia membukukan 15 gol plus 8 assist dalam 31 penampilan di Liga Inggris.

“Aku pergi ke West Brom dan sukses, aku mencetak 17 gol saat berusia 19 tahun, dan kemudian aku kembali dan aku serta pelatih itu Jose Mourinho, kami tidak punya pemikiran yang sama,” Lukaku mengatakan kepada Lightharted Podcast, yang dikutip Metro.

“Aku berpikir aku pantas untuk bermain, dia berpikir aku belum siap. Jadi aku dan dia sepakat bahwa mungkin lebih baik bagiku untuk pergi lagi, dan aku pergi lagi [ke Everton], dan aku sukses lagi,” sambungnya.

Lukaku dan Mourinho akhirnya bereuni di Manchester United. Selama 1,5 musim ditangani Mourinho, Lukaku mencetak 33 gol dan 11 assist di seluruh kompetisi. Mourinho kemudian diberhentikan di akhri 2018 dan kini Lukaku hengkang ke Inter Milan.

Saat ditanya apakah dia pernah membicarakan hal itu dengan Mourinho Lagi, Lukaku menjawab: Ya, ketika [aku di Manchester United], aku ingat saat itu kami di Moskow dua tahun lalu, kami melawan CSKA, aku bialang ke dia, ‘Yo bung, dulu aku sangat ingin menghajarmu’ dan kami berdua menertawakannya.”

“Hubunganku dengan Jose itu, semua orang punya hubungan pribadi dengan dia, tapi aku dan dia kami berselisih. Kami bertengkar, tapi aku mencintai dia sebagai seseorang. Kupikir dia juga mencintaiku sebagai seseorang, tapi kami bertengkar terus. Terus-terusan. Dia mungkin mulai duluan, tapi kemudian aku yang memulai. Tapi dia tentu saja temanku, dia temanku,” tandas penyerang asal Belgia itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via